Packing, Packing, Packing

Packing, Packing, Packing

Packing. Cukup dua tas saja yang dibawa

Packing. Cukup dua tas saja yang dibawa

Senin, 9 Februari 2015 di Rumah

Tak kusangka dua bulan berjalan dengan cepat. Februari semakin dekat. Saatnya mempersiapkan apa saja yang harus dibawa. Antusiasku sedikit kendur ketika mendapat SMS pemberitahuan dari AirAsia kalau pemberangkatan diundur sehari menjadi hari Selasa. Padahal kan waktunya sudah pas kalau kita kesana 4 hari 3 malam. Rencana ke Johor Bahru lewat jalur darat jadi terpaksa dibatalkan. Tapi apa boleh buat, kecewa sih iya. Tapi tak apalah. Traveling tetap jalan donk. J

Aku sudah mencetak peta MRT yang kuunduh dari internet. Membaca catatan perjalanan dari blog-blog. Tapi bagiku, menyusun intinerary itu hal yang sulit dilakukan. Yang terpikir saat itu hanya mengunjungi Merlion dan Universal Studios. Aku nggak bisa baca peta, lagipula nggak tahu mau kemana terlebih dahulu. Pada akhirnya kulakukan dengan spontan tanpa intinerary. Bukan contoh yang baik pemirsa. Intinerary itu sangat penting karena bisa memberikan gambaran rencana apa yang akan kita lakukan sesuai dengan jadwal waktu yang kita buat. Meskipun kadang perjalanan sedikit melenceng dari rencana, tapi setidaknya kita punya pegangan.

Oke, lebih baik packing sajalah. 3 hari 2 malam adalah waktu yang sebentar. Jadi ada baiknya kalau bawaannya yang minimalis saja. Lagian kami kan mau backapaker-an dengan arti yang sebenarnya. Berbeda dengan Mbak Aan yang sudah menyediakan koper beroda dan sekawannya. Aku menggunakan dua tas saja: ransel yang biasa kugunakan sehari-hari untuk menampung barang-barang berat dan tas kecil untuk menyimpan dokumen penting. Berikut adalah list barang-barang yang aku bawa:

1.Paspor

Dokumen paling penting yang nggak boleh ketinggalan apalagi hilang. Harus benar-benar dijaga melebihi anak sendiri. Jangan lupa bawa fotocopy paspor dan soft file dari scan paspor bisa disimpan di ponsel. Hanya untuk berjaga-jaga untuk kemungkinan terburuk.

2.Uang Rupiah dan Dolar Singapura

Bawa uang rupiah secukupnya saja karena dolar Singapura yang sudah ditukarkan dari Indonesia supaya nggak ribet nanti di negara tujuan. Ternyata di Singapura cukup hemat lho. Aku hanya mengeluarkan biaya untuk makan, tiket MRT dan oleh-oleh murah. Karena aku memang tidak mengalokasikan biaya untuk masuk tempat wisata yang berbayar.

3.Ponsel dengan daya penuh beserta charger dan headset

Tak bisa dipungkiri kalau benda ini sangat penting. Ponsel dan charger-nya wajib dibawa. Colokan di Singapura beda dengan di Indonesia, di sana memakai colokan kaki tiga. Kalau tidak punya bisa deposit di hostel. Untuk menghubungi rumah aku hanya mengandalkan wi-fi yang ada di hostel sedangkan paket dataku sengaja kumatikan. Biar hemat ceritanya. Jadi nggak perlu beli kartu SIM lokal.

4.Notes dan Bolpoin

Bagiku buku note dan bolpoin itu penting untuk mencatat perjalanan. Tapi perjalanan pertamaku beda dari ekspektasi, aku jadi nggak sempat mencatat detailnya. Padahal rencana mau kutulis di blog selengkap-lengkapnya, pengennya ada detail harganya, tapi apa boleh buat. Jangan sepelekan mencatat ya, ini penting jika kamu mempedulikan perjalananmu yang berharga.

5.Baju, celana, jilbab, jaket dan kain-kain lainnya

Bingung bawa berapa baju ya. Karena khawatir jadi bawa lebih. Sayangnya, sudah bawa segitu banyak cuma ganti baju 2 kali. Iya, karena seharian nggak pulang hostel dan lanjut jalan dari pagi hingga malam. Nggak sempet ganti baju apalagi mandi. Bau #TutupHidung. Aku bawa pashmina juga. Nggak penting sih sebenarnya. Bawa juga kaus kaki 2 pasang. Yang ini juga nggak dipakai. Saran saja ya untuk untuk yang berjilbab bawa jilbab dengan warna netral yang bisa dipadukan bermacam-macam warna baju. Baju jangan dilipat tapi digulung satu per satu agar menghemat tempat.

6.Sandal

Kalau membawa sandal itu penting. Bisa dipakai ketika ke toilet dan persiapan kalau turun hujan.

7.Payung lipat

Sedia payung sebelum hujan. Jangan remehkan benda yang satu ini, kalau hujan bisa merepotkan.

8.Pouch berisi perlengkapan make up, obat dan toiletries

Sediakan wadah sendiri antara make up, obat dan perlengkapan mandi. Usahakan tidak lebih dari 100 ml ya, temasuk pasta gigi dan facial foam. Bawa juga obat yang sesuai dengan kebutuhan misal obat luka, obat sakit kepala, diare, minyak angin dan bandage juga penting.

9.Botol minum

Ingat, bawa botol minumnya saja. Singapura sudah memiliki keran yang bisa langsung diminum airnya. Jadi tidak usah beli. Tapi meski begitu tetap harus berhati-hati. Tidak semua keran bisa langsung minum. Biasanya keran itu ada di bandara, tempat wisata dan penginapan.

10.Makanan dan wadahnya

Aku hanya membawa energen dan popmie saja. Beda dengan Mbak Aan, dia membawa makanan dari berbagai jenis seperti sekantung roti tawar, sebotol mini Bon Cabe, serenteng Energen, 2 sachet Blue Band, sebungkus meses, wadah makanan, wadah minuman yang kalau ditutup isinya tetap bocor, sendok stainlees, 2 bungkus Taro dan Popmie dua versi (kecil dan besar). Wow! Tapi pada akhirnya nggak kemakan semua. Mungkin awalnya takut nanti kalau tidak dapat menemukan makanan murah atau lapar di tengah jalan bahkan di tengah malam. Ternyata kita salah memprediksi.

Pengalaman kita pertama kali ke negeri orang memang benar-benar overload bawaan apalagi kita perempuan. Mempersiapkan segala sesuatu hingga ke semua detailnya. Bahkan yang tidak penting ikut kebawa. Beda ya sama laki-laki seperti Willy, udah bawaannya cuma kaus 2 potong, underwear aja nggak bawa, beli on the spot. Yang penting membawa diri dan paspor. Praktis!

Namun, kesalahan tersebut kami bisa belajar untuk tidak mengulanginya di perjalanan berikutnya. Kadang yang kita baca dari buku sedikit berbeda dengan yang ada di lapangan. Kita tidak akan tahu kalau tidak mengalaminya sendiri. Bukankan sebuah perjalanan adalah satu-satunya yang membuat kita kaya. Karena tujuannya memang untuk memperkaya wawasan dan pengalaman serta mengenal diri kita lebih dekat.

Read Complete Story of “My First Trip Abroad”

Advertisements

4 thoughts on “Packing, Packing, Packing

  1. Pingback: Day 3: See You Soon, Singapore! | Summer Ballads

  2. Pingback: Day 2: Jalan Kaki Tanpa Henti | Summer Ballads

  3. Pingback: Day 1: Serba Pertama | Summer Ballads

  4. Pingback: My First Trip Abroad: Plan & Prepare | Summer Ballads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s