Kartini in Pink

Kartini in Pink

B612_20160421_093206.jpg

Aku and the genk. Narsis dikit nggak apa-apa ya.. ;P

Kartini’s Day Comes Again

Setahun berlalu begitu cepat. Kayaknya baru kemarin rasanya excited dengan perayaan Hari Kartini di sekolah untuk pertama kali. Tahu-tahu udah 21 April lagi. Meskipun yang kedua tapi bagiku Hari Kartini tetap istimewa. Aku tertarik dengan semangat juang Ibu Kartini yang memperjuangkan emansipasi wanita. Ibu Kartini memang wanita tangguh dan berani tapi tetap feminim mengingat derajatnya sebagai wanita. Kalau nggak ada Ibu Kartini mungkin aku nggak bisa sekolah sampai setinggi ini. Mungkin kalau umurku segini, ya aku sudah dipingit terus disunting Pangeran Dari Gua Hantu dan punya anak lima lucu-lucu. Terus lagi aku jadi hobi nyuci baju, masak tahu, hafalin resep baru dan bisa bedain mana lengkuas dan kunyit gitu. Wow… Keren nggak sih. ;D

Kartini’s Spirit in Pink Color

Sama seperti tahun sebelumnya, Hari Kartini dirayakan kembali di SD tempatku mengajar. Aku berfikir kira-kira baju apa yang bisa kupakai ya. Aku teringat kebaya lama yang Ibu simpan di almari ada dua. Yang satu berwarna kuning (sudah dipakai tahun lalu) dan satunya lagi berwarna pink tua berbahan broklat. Meski kebaya ini bermodel kutu baru tapi modelnya nggak out-of-date kalau menurutku. Cantik! Lagipula kebaya itu menyimpan kenangan indah karena dipakai Ibuku saat resepsi pernikahan. Yang ini juga pas banget di badan, Ibuku waktu umur 28 tahun badannya langsing. Asyik!

Setelah urusan kebaya clear, sekarang tinggal nyari bawahan yang cocok dengan warna pink. Aku mulai memilih dani memilah. Sepertinya warna pink paling cocok dengan rok batik berwarna coklat muda. Tapi yang sedikit menyebalkan adalah kenapa roknya sesempit ini. Gimana naik motornya ya. Akhirnya aku tetap pakai rok itu tapi tetap pakai legging. Biar nggak malu-maluin.hehe..

Urusan sepatupun aku nggak ambil pusing. Aku memilih satu sepatu selop dengan heel yang nggak terlalu tinggi dengan warna hitam yang cukup elegan. Sepatunya lumayan kokoh jadi bisa buat lomba lari marathon. Eh?

Make up yang kupakai sederhana aja sama seperti tahun sebelumnya. Tapi ada sedikit peningkatan. Aku berani pakai lipstik merah lho. Oh oke nggak penting.-__-

Kartini’s Party with Lovely Students

IMG_9264.JPG

Bhineka Tunggal Ika

Tahun 2016 sekolahku mendapat kepala sekolah baru. Beberapa kebijakannya banyak berubah termasuk perayaan Hari Kartini.

Pagi itu diawali upacara bendera. Anak-anak sudah berkumpul di sekolah sejak pagi. Mereka terlihat begitu antusias. Bisa dilihat dari penampilan mereka yang all out. Meskipun ada yang berdandan ala kadarnya tapi mereka saling mengagumi satu sama lain. Halaman sekolah jadi warna warni. Bener-bener Bhineka Tunggal Ika. Oh iya, karena hari itu upacara spesial jadi yang jadi petugas upacara adalah para guru. Aku kebagian tugas menjadi pemegang naskah Pancasila. Zamanku sekolah dulu aku belum pernah mendapat tugas selain bagian koor. Biasalah nasib anak kurang ngehits.hehe… Untuk masalah drum band juga, dari awal gabung aku dapat bagian bendera yang biasanya tugasnya cuma kibas-kibas bendera dengan berbagai kombinasi gerakan, yang kalau parade belakang sendiri itu lho. Sampai lulus SD nggak naik pangkat. -__- Padahal pengen jadi mayoret gitu atau setidaknya pegang pianika atau pegang drum atau apalah. Yang pangkatnya beda gitu lho maksudnya. Jadi waktu didapuk jadi pemegang naskah Pancasila, aku berlatih dengan giat di rumah. Takut kelupaan gerakannya. Yaelah! #lebay

2017-02-28-22-39-46_deco.jpg

Jadi Petugas Upacara

Upacara memperingati Hari Kartini berjalan lancar termasuk pegang naskah Pancasilanya.hehe… Lalu acara selanjutnya adalah lomba-lomba di anaranya lomba fashion show dan baca puisi. Lomba dibuka untuk semua kelas. Meriah sekali. Anak-anak berjalan di sepanjang teras kelas I, II dan III diiringi dengan lagu Ibu Kita Kartini. Muridku berlenggak lenggok penuh percaya diri seakan mereka itu model yang berjalan di atas catwalk. Oke aku lebay. -__- Tapi ada yang malu-malu kucing gitu. Unyu banget. Muridku yang OOTD ala kadarnya itu kasihan lho, soalnya ada yang jariknya lepas, ada juga sol sandalnya copot. Kebesaran pula. Busyet pinjem emaknya kali ya. Lain lagi yang baca puisi. Nggak banyak yang ikut karena harus mempersiapkan bahan terlebih dahulu.

ssasa.jpg

Lomba Fashion Show

Setelah itu, anak-anak dibebaskan untuk istirahat dulu sebelum dipulangkan. Lalu apa yang kulakukan? Keluarkan tongsis, pasang hape pinjaman, terus senyum dikit cekrek cantik dikit cekrek jelek dikit cekrek.

B612_20160421_093357.jpg

Ini dia hasil selfie-wefie bareng anak-anak.

Hari Kartini tahun 2016 diakhiri dengan acara makan-makan. Yeeeay! Tumben sekolah menyediakan tumpeng untuk dijadikan santap siang. Lumayan banget pas perut seriosanan. Meski nggak terlalu puas dengan foto yang diambil hari itu tapi aku tetap menikmati hari Kartini dalam balutan kebaya berwarna pink.

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Kartini in Pink

  1. Pingback: Kunjungan Super Singkat di Edupark Intan Pari | Summer Ballads

  2. Pingback: Hari Kartini dan Kebaya Buatan Ibu | Summer Ballads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s