My New Trip, My New Adventure

My New Trip, My New Adventure

2017-05-07 10.41.44 1aaa.jpg

Get Ready For the Next Destinations

Get the Plans

Setelah berhasil melakukan perjalanan di luar negeri untuk pertama kalinya dengan selamat dan sentosa, mengantarkan kita ke pintu gerbang kemerdekaan eh keberanian. Yang awalnya kelihatan tidak mungkin ternyata bisa juga diwujudkan. Dulu tak pernah berpikir untuk benar-benar menginjakkan kaki di negeri seberang. Sekarang berkat penerbangan low cost carrier yang berbudget rendah yang semakin bertebaran, hostel murah yang menjamur. Begitu ada niat pasti bisa berangkat.

Pengalaman tiga hari tak terlupakan ke Singapura membuatku ingin menjelajahi negara lain lagi. Mungkin yang terlintas di benakku sih, negara yang bebas visa dulu. Selain murah juga nggak ribet. Mbak Aan yang lagi semangat-semangatnya mengusulkan kalau ingin ke Malaysia di tahun yang sama. Oh oke dia juga mulai ketagihan. Kenapa nggak tahun depan saja? Nabung dulu gitu. Alasannya tahun depan dia mau melakukan ‘sesuatu’ jadi harus berangkat tahun itu. Entahlah, sebenernya aku nggak tahu ‘sesuatu’ itu  dia mau ngapain. -__- Aku mah ngikut aja deh. Kesempatan emas nih pikirku, siapa tahu tahun depan ada rencana lain yang membutuhkan biaya yang lebih besar.

Kalau dipikir-pikir hanya ke Malaysia saja kok rasanya terlalu simple, kenapa nggak sekalian ke Thailand biar lebih greget. Sekali jalan langsung mengunjungi beberapa negara sekaligus. Ternyata Mbak Aan langsung setuju.

Dia mulai searching rute terbaik dari mana yang paling murah dan strategis untuk ditempuh. Penerbangan direct yang dari Solo cuma ke Malaysia dan Singapura. Yang paling murah tetap dari Singapura. Kalau ke Thailand yang paling dekat lewat Bandara Adi Sucipto, Jogja. Itu saja biayanya lebih dari 1 juta sekali jalan. Setelah memutar otak dan bersemedi di Gunung Gandul. Maka rute yang kami pilih adalah Solo – Singapura – Thailand – Malaysia – Solo menggunakan maskapai AirAsia lagi. Ada beberapa pertimbangan kenapa kami memilih rute tersebut. Pertama, rute Solo – Singapura masih dalam masa promo jadi diambil karena alasan murah. Waktu itu kami dapat Rp 284.000. Kedua, rute termurah untuk pulang ke Solo lewat Malaysia yaitu Rp 588.000. Ketiga, terbang dari dan ke Thailand lebih murah juga lewat negara tetangganya (baca: Singapura dan Malaysia). Singapura ke Thailand dapat tiket seharga Rp 580.000. Terus Thailand ke Malaysia dapat tiket seharga Rp 762.000. Jadi biaya empat kali naik pesawat Rp 2.214.000. Lumayan kan?

Oh iya, berhubung aku dan Mbak Aan sama-sama kerja dan nggak mungkin ambil cuti lama-lama. Jadinya kami nggak ada rencana untuk menyeberang lintas negara menggunakan kereta atau bus malam. Waktu bisa kepotong banyak di perjalanan padahal minta libur sama kantornya cuma 9 hari.

Get the Ticket

Kami membeli tiket di tempat biasanya pada tanggal 27 Maret 2015. Satu bulan setelah pulang dari Singapura. Beginilah nasib orang yang nggak punya kartu kredit, nggak kenal Traveloka lagi. Agak cupu tapi nggak newbie-newbie banget gitu deh. Dari rumah kami sudah mencatat tanggal, jam dan tujuan. Lalu jadwal itu langsung diberikan ke Mbak Travel Agent-nya dan tinggal bayar cash. Nggak usah repot-repot beli lewat Indomaret kayak dulu itu.

Meskipun kami membeli bulan Maret tapi traveling-nya masih bulan November kok. Jadi bisa nabung dulu walaupun nggak sampai sebesar bongkahan berlian.haha…

Rencana traveling kami lakukan selama 9 hari. Perjalanan dimulai di hari Senin 16 November 2015 kami berangkat dari Adi Sumarmo, Solo ke Changi, Singapura. Lalu terbang dari Changi, Singapura ke Don Mueang, Thailand pada Rabunya tanggal 18 November 2015. Terus dilanjut ke KLIA2 tanggal 21 November 2015 hari Sabtu. Nah, pulang ke Solo hari Selasa, 24 November 2015. Jadi rutenya begini: 16 November 2015 (SOC – SIN) → 18 November 2015 (SIN – DMK) → 21 November 2015 (DMK – KLIA2) → 24 November 2015 (KLIA2 – SOC).

Bulan November menjadi satu-satunya pilihan kami karena ya emang lagi low season aja. Kalau yang lain kerja kami jalan-jalan donk. Kalau yang lain jalan-jalan kami beternak uang biar bisa jalan-jalan. Oke deal!

Get the Accommodation

Begitu tiket pulang pergi didapat, hal yang kami lakukan adalah mencari pengipan murah meriah dan nyaman untuk diinapi. Jasa yang kami gunakan masih tetap sama yaitu GoodView Travel. Sebelum memesan hostel atau hotel atau guest house ada hal yang harus diperhatikan.

Seperti biasa kami memilih untuk menginap di hostel dan mencoba guest house karena memang murah. Di Singapura pilihan kami jatuh pada The Hive Singapore Hostel yang beralamat di 624 Serangoon Road. Sekitar 300 meter dari MRT Boon Keng. Kami memesan female dorm karena memang Willy nggak ikut rombongan kami kali ini. Di Thailand kami akan menginap di Lucky House. Sebuah guest house yang terletak di 35 Chakkapong Road, Chanasongkram. Aku pesan kamar double bed dengan kamar mandi dalam seharga Rp 500.472/kamar/3 malam. Aku sempat baca di salah satu blog yang penulisnya emang udah pernah nginep di situ. Katanya tempatnya nyaman, murah dan depannya pas ada 7-11. Jadi kalau sewaktu-waktu butuh sesuatu bisa diandalkan tuh ya. Lagipula Lucky House berada di Khaosan Road, surganya para backpacker. Khaosan Road juga pernah menjadi lokasi syutingnya Leonardo di Caprio lho di filmnya The Beach. Selain Phi Phi Island yang cantik itu tentunya. Sementara itu, di Malaysia kami pilih guest house juga namanya Oasis Guest House. Tempanya di No. 125A Jalan Petaling, Kuala Lumpur. Kami ambil yang double bed juga tapi kamar mandi dan dapurnya berbagi mirip hostel gitu. Harganya Rp 381.219/kamar/3 malam.  Jadi, total biaya menginap Rp 1.147.269/orang.

Tenang pemirsa. Meskipun dapat murah kami sudah survei kok, sudah dipastikan aman dari preman dan kutu yang bertebaran.

Get More Detail About Hostel And Guest House

Kalau tertarik dengan hostel dan guest house yang kami pilih, berikut adalah informasinya:

>>The Hive Singapore Hostel

>>Lucky House

>> Oasis Guest House

  • Alamat: No. 125A, Jalan Petaling, Kuala Lumpur 50000, Malaysia
  • Telp: 60 (3) 2022 1522

Get the Useful Information

Meskipun aku nggak sekalipun menggunakan informasi di bawah ini, tapi nggak ada salahnya mencatat alamat, nomor penting dan informasi-informasi berguna yang ada di negara yang akan dikunjungi. Berjaga-jaga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan yang diinginkan. Berikut adalah informasinya:

>>Singapura

  • The Embessy of the Republic of Indonesia
  • Alamat: No. 7 Chatsworth Road, Singapore 249761
  • Phone: (65) 67377422
  • Fax: (65) 6737507, 62355783
  • Website: www.kbrisingapura.com
  • Police: 999
  • Ambulance: 995
  • Penerangan: 100
  • Provider: Singtel, Starhub M1
    • Bonus 10-50 SMS/5 SMS lokal. Perdana SGD 18 berlaku 6 bulan. Isi ulang SGD 2-3 lebih murah. Unlimited 7,2 Mbps selama 3 hari. Bisa dibeli di Lucky Plaza Lantai 2.

>>Thailand

  • The Embessy of Republic of Indonesia
  • Alamat: 600-602 Pecthburi Road, Ratchatevi, Bangkok 10400, Thailand
  • Phone: (662) 2523135-40
  • Fax: (662) 2251267, 2551266
  • Consulate General of Indonesia
  • Alamat: 19 Sadao Road, Muang (Hat Yai), Songkhla 90000
  • Phone: (660) 74311544, 74312219
  • Fax: (660) 7441094
  • Tourist police: 1155
  • Police (local): 191
  • Ambulance: 1691
  • Penerangan: 1133
  • Provider: AIS, True
    • Perdana 49-99 baht. Isi ulang 100 baht. Untuk satu bulan 199 baht. Bisa dibeli dan diisi ulang di bandara, MBK, mall dan 7-11.

>>Malaysia

  • The Embassy of the Relublic of Indonesia
  • Alamat: 233 Jalan Tun Razak, PO BOX 10899, Kuala Lumpur 50400, Malaysia
  • Phone: (603) 21421354, 21421151, 21452011
  • Consulate General of Indonesia
  • Alamat: 467 Jalan Burmah George Town 10350, Penang, Malaysia
  • Phone: (604) 2274686, 2277412
  • E-mail: info@kjripenang.org.my
  • Police & ambulance: 999
  • Nomor darurat: 112
  • Penerangan: 103
  • Provider: Maxis, Digi
    • Maxis perdana seharga RM 8,8. SMS internasional RM 0,20-0,30

Read Complete Story of “Jelajah 3 Negara”

Advertisements

10 thoughts on “My New Trip, My New Adventure

  1. Pingback: Day 9: Bangun Pagi Buta Demi Mengejar Pesawat | Summer Ballads

  2. Pingback: Day 8: Twin Tower di Luar Bingkai Kamera | Summer Ballads

  3. Pingback: Day 7: Ketemu Orang Indon | Summer Ballads

  4. Pingback: Day 6: Saturday Night in Kuala Lumpur | Summer Ballads

  5. Pingback: Day 5: Daycation to the Mall in Bangkok | Summer Ballads

  6. Pingback: Day 4: Midweek Vacation to the Temple | Summer Ballads

  7. Pingback: Day 3: Antara Bahasa Tarzan, Macet dan Guest House yang Nyempil | Summer Ballads

  8. Pingback: Day 2: Membeku di Dalam MRT | Summer Ballads

  9. Pingback: Packing For 9D8N | Summer Ballads

  10. Pingback: Day 1: Hello Again, Singapore! | Summer Ballads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s