Few Review: 7 Wonders 

Few Review: 7 Wonders

7 Wonders

The Story

Jaka, Sang Pencuri Selendang

7 Wonders adalah LINE Webtoon comic karya Metalu yang menceritakan kisah tentang pemuda bernama Jaka dan seorang bidadari cantik bernama Kenanga. Suatu hari Jaka mendapat tiket liburan gratis menggantikan temannya, Temon ke Paradise Park Air Terjun Bidadari. Ia sangat menikmati liburannya karena ia sudah lama tidak berlibur. Malam harinya ketika Jaka berjalan-jalan, tiba-tiba terdengar suara tawa beberapa wanita dari arah air terjun. Awalnya Jaka takut mengingat jam sudah malam dan wahana tentu sudah ditutup untuk umum. Tapi begitu mendengar sumber suara tersebut yang mengatakan bahwa mereka akan mandi, Jaka langsung mencari tahu. Biaslah naluri lelaki.hehe..

Betapa terkejutnya dia, ketika mendapati tujuh wanita cantik sedang mandi di bawah air terjun. Jaka teringat dengan cerita rakyat Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari. Di cerita rakyat tersebut mengisahkan bahwa Jaka Tarub mengambil selendang dari Nawang Wulan dan kemudian mereka menikah. Itulah yang diharapkan Jaka, iseng-iseng ia mencuri salah satu selendang bidadari dengan harapan mendapat kekuatan -entah itu apa-. Dan benar saja, ketika keenam bidadari sudah siap terbang ke kahyangan namun salah seorang dari mereka tidak bisa pulang. Bidadari kuning yang memiliki rambut hijau terang ini bernama Kenanga. Sepertinya ia tahu betul bahwa Jaka mencuri selendangnya. Entah apa yang dipikirkan Kenanga, ia memiliki satu permintaan yang diajukannya kepada Jaka yaitu tinggal di rumah Jaka.

Kahyangan, Tempat Tinggal Para Bidadari

Kahyangan

Kahyangan merupakan tempat tinggal para bidadari. Berbeda dengan image kahyangan di cerita-cerita rakyat, kahyangan versi 7 Wonders ini jauh lebih maju ketimbang bumi. Para bidadari bersekolah dan melakukan pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Teknologinya jauh lebih canggih lagi. Mereka mampu menyelaraskan teknologi dengan alam.

Bidadari-bidadari ini awalnya lahir dengan tanpa warna yaitu putih. Seiring dengan berjalannya waktu, mereka mempelajari banyak hal. Dan pada titik tertentu, anugerah berupa warna diberikan kepada mereka sebagai simbol dari karakter dan kemampuan khusus masing-masing.

The Characters

Jaka

Jaka

Jaka adalah seorang pemuda 20 tahun-an yang merupakan anak dari pemilik perusahaan terbesar di Indonesia. Hidupnya berkelimangan harta, apapapun bisa diperolehnya dengan mudah. Masuk Universitas ternama, uang jajan tak terbatas, banyak teman serta penggemar wanita yang tak kalah banyaknya. Namun, dalam sekejap hidupanya berubah seratus delapan puluh derajat setelah perusahaan ayahnya mengalami kebangkrutan. Iapun mulai hidup sederhana dan harus menerima bahwa teman yang mencibirnya lebih banyak daripada yang mendukungnya. Bahkan teman-teman satu gengnya mememecatnya sebagai teman.

Jaka memiliki tahi lalat di dagu sebelah kanan, itulah yang membuatnya merasa mirip aktor Jepang Haruma Miura. Badannya bagus dan bulu kaki yang melambai jelas. Jaka suka memakai baju dengan tulisan “bukak sithik jos” dan ringtone yang dipakainya adalah “Lingsir Wengi”. Kurang unik apa coba?

Kenanga

Kenanga

Kenanga adalah seorang dari tujuh bidadari yang mandi di Paradise Park Air Terjun Bidadari. Bidadari cantik ini, mengalami kesialan karena selendangnya diambil Jaka sehingga ia tak bisa terbang ke kahyangan. Dan akhirnya ia harus tinggal di rumah Jaka dan harus berada di dekat Jaka dalam radius tertentu. Untuk menghindari kecurigaan orang tua dan teman-teman Jaka, Kenanga mampu memanipulasi ingatan mereka hanya dengan menjabat tangan. Jadi Kenanga di sana berperan sebagai cucu dari adik kakeknya Jaka, yang keluarganya tinggal di luar negeri dan ia datang ke Indonesia demi pekerjaannya  sebagai model. Namun, ia tak bisa sembarangan menggunakan kemapuannya karena bisa menguras tenaga. Kalau sudah begitu Kenanga butuh banyak bunga untuk dimakan.

Di kahyangan, bidadari kuning ini merupakan personil riset dan lembaga teknologi. Ia bahkan punya ribuan laboratorium penelitian.

Sokka

Sokka

Sokka adalah anak ke-6 dari 7 bersaudara. Ia merupakan personil dari Badan Keamanan dan Pertahanan Kahyangan. Sokka memiliki sifat keras dan cenderung tomboy. Ia dan Azalea memutuskan untuk turun ke bumi untuk menjemput Kenanga.

Azalea

Azalea

Azalea adalah anak bungsu dari 7 bersuadara. Ia merupakan siswi Akademi Kahyangan. Pembawaannya lembut dan feminim. Ia bersama Sokka mencari keberadaan Kenanga di bumi.

Amarilis

Amarilis

Amarilis adalah anak ke-5 dari 7 bersaudara. Ia merupakan seorang Aktivis Aeni dan Budaya Kahyangan. Berbeda dengan Azalea dan Sokka, Amarilis memutuskan mencari Kenanga sendiri. Dan lebih dulu menemukan Kenanga.

Geng “Boys Over Flower” KW

Geng “Boys Over Flower” KW

Seperti namanya, geng “Boys Over Flower” KW yang merupakan geng Jaka memiliki empat personil (tidak termasuk Jaka). Yang keempatnya memiliki kekuasaan di kampus tempat Jaka menuntut ilmu. Mereka menjauhi Jaka karena ia telah jatuh miskin. Tapi yang paling kelihatan membenci Jaka adalah Candra.

Candra adalah anak dari penguasa “gelap” yang berpengaruh di pemerintahan. Ketika duduk di bangku SMA, ia pernah terjerat kasus narkoba sehingga membuat ayahnya kerepotan untuk membersihkan nama baiknya. Sejak saat itu, ia dibatasi oleh sang ayah. Meskipun begitu berurusan dengan Candra sama dengan cari mati. Sangat berbahaya.

Pandhu adalah mahasiswa FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik). Ayahnya dan kakaknya memiliki posisi bagus di bidang kemiliteran sehingga ia diarahkan oleh orang tuanya untuk mendalami ilmu politik.

Deva adalah mahasiswa Fakultas Hukum. Ia paling populer di antara teman satu gengnya. Ibunya mantan aktris terkenal dan ayahnya orang Jerman. Sekarang orangtuanya sudah bercerai, sang ayah kembali ke Jerman dan Deva hanya tinggal bersama sang ibu.

Yonas adalah satu-satunya teman masa kecil Jaka. Orang tua merekapun saling mengenal meskipun mereka berdua tak pernah satu sekolah. Ayahnya merupakan pendiri yayasan rumah sakit di salah satu kampus. Ia juga  masuk Fakultas Kedokteran karena harus meneruskan jejak ayahnya.

Hortensia

Hortensia

Kakak kedua Kenanga bernama Hortensia. Ia merupakan anggota dewan pemerintahan kahyangan sehingga ia memiliki posisi yang sama dengan ayah Kenanga. Hortensia adalah bidadari biru yang berarti kepemimpinan.

Lavender

Lavender

Lavender adalah kakak pertama Kenanga. Ia merupakan bidadari ungu yang bekerja di kuil dewa-dewi.

Verbena

Verbena

Verbena, kakak ketiga Kenanga adalah bidadari hijau yang mana berarti kepedulian. Ia bekerja sebagai pemelihara alam kahyangan.

Bidadari Nawangwulan

Bidadari Nawangwulan

Bidadari Nawangwulan adalah bidadari pink yang berarti cinta kasih. Ia bekerja di biro perjodohan kahyangan. Sama seperti nasib Kenanga, ia tak bisa kembali ke kahyangan karena selendangnya dicuri oleh seorang pemuda bernama Jaka Tarub. Yang kemudian menikahinya dan memberinya seorang keturunan. Namun, ia harus mengorbankan sesuatu setelah kebanarannya terbongkar. Apa hubungannya dengan Kenanga?

Ibu Kenanga

Ibu Kenanga

Ibu Kenang adalah bidadari pink yang seangkatan dengan Bidadari Nawangwulan. Ia merupakan ibu yang kalem dan istri yang selalu menuruti keputusan suami.

Ayah Kenanga

Ayah Kenanga

Ayah Kenanga adalah anggota dewan tertinggi kahyangan. Ia memiliki prinsip yang kuat dan tegas. Mempunyai tujuh orang anak.

Ayah Jaka

Ayah Jaka

Ayah Jaka dulunya sangat kaya karena ia adalh pemiliko salah satu perusahaan elektronik terbesar di Indonesia. Namun, ia mengalami kebangkrutan sehingga harus hidup sederhana. Ayah Jaka orangnya fleksibel tapi bisa tegas di beberapa hal. Ia merupakan salah satu keturunan Bidadari Nawangwulan dan Jaka Tarub. Sehingga ia bisa menepis kekuatab manipulasi ingatan yang dilakukan Kenanga.

Ibu Jaka

Ibu Jaka

Berbeda dengan ayah Jaka, Ibu Jaka tidak peka terjadap kekuatan bidadari. Ia merupakan keturunan Kerajaan Mataram.

The Review

7 Wonders Logo

Cerita 7 Wonders terinspirasi dari legenda Jaka Tarub dan 7 Bidadari yang berasal dari Jawa Tengah. Dimana Jaka Tarub mengambil salah satu selendang bidadari sehingga bidadari tersebut tak bisa pulang ke kahyangan. Bidadari yang hilang selendangnya itu bernama Nawang Wulan yang pada akhirnya menikah dengan Jaka Tarub. Metalu sebagai author mampu mengemas legenda tersebut dengan sentuhan modern yang menarik. Dari segi artwork-nya keren. Dan beberapa fan service yang tak pernah gagal membuat pembacanya baper dan deg-degan.

Di episode awal-awal, sang author menyisipkan informasi penting di bagian akhir setiap episodenya seperti informasi tentang Paradise Park Air Terujun Bidadari, Wedang Uwuh, permainan gundu, Lingsir Wengi bahkan asal nama tokoh yang dipakainya.

Meskipun mengambil cerita fiksi namun tokohnya dibikin senyata mungkin. Misalnya ketika Jaka dihajar habis-habisan, iapun mengalami gigi rontok dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Beberapa episode setelahnya, pembaca harus rela melihat Jaka dengan keadaan muka bonyok dan rambut bawah tercukur karena kepala harus dijahit.

Secara garis besar 7 Wonders ini sangat menarik dan Indonesia banget. Tapi lebih dikhususkan untuk pembaca yang sudah dewasa karena ada beberapa adegan dan percakapan yang menjurus ke arah IYKWIM. Tapi masih wajar kok ya.hehe…

The Detail

  • Judul: 7 Wonders
  • Author: Metalu
  • Genre: Drama
  • Release: 26 Juni 2016
  • Episode: On going
  • Terbit: Setiap Senin
  • Publisher: LINE Webtoon (online)

The Gallery

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Cuplikan komik 7 Wonders di LINE Webtoon

The Social Networks

Instagram:

Facebook:

Note: semua gambar diambil dari screenshot komik 7 Wonders di LINE Webtoon

Advertisements

4 thoughts on “Few Review: 7 Wonders 

  1. Pingback: Ketemu Author Webtoon di Mangafest Jogja 2017 | Summer Ballads

  2. Pingback: Deretan Para Cogan Dari Webtoon Indonesia | Summer Ballads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s