Baper (#BawaPerubahan) Quote

Baper (#BawaPerubahan) Quote

Baper (#BawaPerubahan) 

Baper atau Bawa Perubahan adalah sebuah playbook yang ditulis oleh Rhenald Kasali. Sebenarnya buku ini tidak ditulis langsung oleh beliau bahkan beliau tidak tahu akan penulisannya sampai buku ini terbit sebagai perayaan ulang tahunnya ke-56 pada 13 Agustus 2016. Baper berisi catatan-catatan kecil tentang pemikiran, ucapan, candaan dan nasihat Rheinald Kasali tentang anak muda dan perubahan. Buku ini disusun oleh J.S. Khairen bersama tim. Buku yang diterbitkan oleh Noura Books ini sangat eye catchty dengan warna kuning cerah dan desain layout dan font yang kekinian. Sebenarnya semua kutipan sangat menarik dan bermanfaat tapi hanya beberapa yang aku tulis dibawah ini. Ada baiknya membeli bukunya untuk membaca versi komplitnya, lagipula kutipan yang menarik bisa difoto dan di-upload di sosial media kalian. Bukankah sharing is caring?

  • Saat tersasar, tandanya kita sedang dibuat berpikir. Kalau kita berhadapan dengan kesulitan, tandanya kita sedang dibuat pintar.
  • You must set your mindset far to the future, so you will not be left behind. Do not use old formulation to solve today’s problem.
  • Leader is a person who is willing to manage all the small stuff and use their management skills to get things right.
  • Masa depan bukanlah warisan orang tua, melainkan upaya kaum muda. Merekalah yang buat dan tentukan akan seperti apa.
  • Berikanlah kepercayaan, tantangan dan dukungan kepada orang lain, kepada anak Anda, kepada mahasiswa Anda, kepada karyawan Anda. Jangan terlalu cepat mengambil alih permasalah mereka. Karena itu secara tidak langsung akan menjadikan mereka seorang yang berkepribadian passanger. Mereka akan menghindari segala jenis resiko.
  • Orang-orang yang bermental passanger umumnya hidup dalam salah satu dari ketujuh jarakter ini, sehingga mereka tidak mengekspos diri pada resiko. Ketujuh hal itu adalah.
    • Kurang gigih
    • Kurang tekun
    • Suka mencari pembenaran
    • Tidak belajar dari kesalahan
    • Tidak disiplin
    • Bersifat fatalistik
    • Tidak peduli
  • Perubahan belum tentu membuat sesuatu menjadi lebih baik. Namun, tanpa perubahan, tidak akan ada pembaharuan, tidak akan ada kemajuan.
  • Nilai atau ranking sekolah hanya sebagian kecil dari sebuah prestasi. Kecil sekali, apalagi jika belum dibuktikan dalam kehidupan.
  • Hari ini kamu gagal karena kamu sedang belajar. It’s okay to fail.
  • Perbedaan antara pengajar dan pendidik dapat dilihat dari cara dia menyampaikan suatu hal. Jika hanya memindahkan isi buku ke kepala anak didik itu namanua pengajar. Pendidik bertugas menanamkan ruh-ruh kehidupan dan mengajak anak didik berani mengambil keputusan.
  • Bagaimana kita akan sukses jika kita tidak bahagia? Jadi pastikan “diri kita bahagia” sebelum belajar atau bekerja.
  • Tiap takaran dan kemapuan manusia berbeda. Kita tak bisa memaksakan.
  • Jika ingin anak kita menjadi yang paling baik. Maka biarkanlah dia menjadi versi terbaik dari dirinya. Dengan cara memberikan dorongan dan semangat yang positif. Jangan buru-buru menampik bakatnya. Yang bisa saja itu adalah kunci terbesar baginya untuk hidup bahagia dan menjadi orang yang berguna.
  • Pencapaian itu tidak usah banyak-banyak tidak usah rumit-rumit lakukan satu per satu yang penting tuntas.
  • Mau jadi leader? Jangan hanya mengejar IPK. Bangun mental kalian!
  • Orang yang paling sering mengeluh adalah orang yang palimg sering dikeluhkan lingkungannya.
  • Kalau mau melakukan sesuatu yang hebat, maka upayamu juga harus hebat. Tidak akan ada perubahan kalau upayamu masih rata-rata.
  • Anak yang cerdas itu sejatinya adalah yang mampu membuat keputusan, saat jatuh sekali, dia cepat bangkit kembali. Bukan yang hanya bisa mengandalkan rapor dan ijazahnya kemana-mana.
  • Ijazah bukan kendaraan bagi hidup kita. Itu hanya bukti bahwa kita telah bersungguh-sungguh mengejar ilmu. Dan sekolah masa kini, tidak boleh ada tamatnya. Selesai dari pintu universitas, bukan berarti kita selesai belajar. Kelulusan justru permulaan belajar yang sesungguhnya.
  • Latihlah diri untuk berada di luar zona nyaman. Mau hidup nyaman? Berjuanglah, beradaptasilah.
  • Mereka yang mampu bertahan adalah yang paling cocok dengan lingkungan dinamis dan memiliki sifat yang adaptif.
  • Kalau kita diganggu, tandanya kita sedanh membuat perubahan. Kalau kita dizalimi jangan mengeluh karena Tuhan selalu bersama orang-orang baik.
  • Orang yang miskin hanya memikirkan dirinya sendiri dan tidak membantu orang lain berkembang. Ia menjadi miskin karena mentalnya juga miskin.
  • Keajaiban tak pernah terjadi di zona nyaman.
  • Every human being has their limitations. But a smart person will use their limits to achieve their goals, not see it as a constraint.
  • Agar berani melakukan sesuatu sedini mungkin, mulailah dari hal-hal kecil. Jangan membuat diri Anda menjadi takut memulai dengan segala hal yang berlebihan.
  • Wahai anak-anak perempuanku, janganlah kalian seskali memberikan kepa kalian untuk diinjak oleh laki-laki. Kalau kalian lemah, wajar saja laki-laki semena-semana.
  • Satu-satunya penjara bagi manusia adalah rasa takut. Satu-satunya kebebasan hakiki adalah bebas dari rasa takut itu.
  • Mengeluh bukanlah solusi.
  • Lebih baik tidak bertarung di genderang perang yang ditabuh orang lain. Biarkan saja saja pembeci sibuk dengan diri mereka, nanti juga capek sensiri kalau tak digubris.
  • Ada dua jenis mindset manusia:
    • Fixed mindset, mereka yang tak mau belajar hal-hal baru, yang akan tertinggal oleh zaman karena apa yang ada dalam mindsett mereka sudah baku.
    • Growth mindset, mereka yang terus belajar, tidak pernah merasa “tamat dan lulus.”
  • Tidak apa salah. Kadang itulah awal mula lahirnya sesuatu yang baru! Kita salah jalan, tak disangka ada saja hal baru yang kita temukan.
  • Hal-hal yang kita anggap aneh pada hari ini, mungkin besok akan menkadi biasa saja.
  • Jangan terlalu sering curhat sana sini. Kebiasaan seperti itu akan membentuk perilaku menyimpang, yaitu suka menyimpang.
  • Semua bisa dibuat sederhana karena dasarnya semua hal itu memang sederhana. Rumit adalah perbuatan manusia.
  • Miskin dan kaya itu indikatornya adalah seberapa mampu kita memberi dan berbagi. Semua agama mengajarkan itu bukan?
  • Impian boleh besar asal dibangun dari fondasi-fondasi kecil.

Note: Thanks For Ganesa Library to lend me this book.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s