5 Novel Jepang Terjemahan Indonesia Yang Sudah Diadaptasi Dalam Bentuk Live Action

5 Novel Jepang Terjemahan Indonesia Yang Sudah Diadaptasi Dalam Bentuk Live Action

Girls in the Dark versi Live Action (by
mimichinori.weebly.com)

Banyak novel yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Tidak hanya novel dari negeri barat, negeri timurpun sekarang mulai banyak yang sudah ada di Indonesia. Termasuk novel Jepang yang sudah mulai bisa ditemukan di sini. Di Jepangnya sendiri buku-buku yang populer biasanya dibuatkan versi manga, anime dan bahkan live action. Berikut 5 novel Jepang terjemahan Indonesia yang telah dibuat vesi live action-nya!

1. Another (Ayatsuji Yukito)

Novel Jepang yang sudah diterbitkan di Indonesia dan telah diadaptasi dalam bentuk live action yang pertama adalah Another. Novel karya Ayatsuji Yukito ini diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Haru pada Agustus 2018 sebanyak dua seri yaitu Another I dan Another II. Di Jepang sendiri Another dicetak pertama kali secara serial di majalah Kadokawa Shoten yakni Yasai Jidai tahun 2006 hingga 2009. Lalu menyusul novel versi tankobon-nya pada 2009 dan bunkobon 2 volume pada 2011. Sebuah spin-off berjudul Another: Episode S juga dirilis pada 2012. Tak berhenti sampai di situ, novel ini dibuat pula versi manga yang ilustrasinya dipegang oleh Hiro Kiyohara, anime 12 episode, OVA hingga film layar lebar.

Another dibuka dengan cerita 26 tahun yang lalu. Seorang murid Yomiyama Utara yang sangat pandai dan populer bernama Misaki tiba-tiba meninggal karena kecelakaan. Kabar tersebut membuat guru dan teman-teman sekelasnya terkejut. Mereka tidak bisa menerima kenyataan bahwa Misaki telah tiada. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk membiarkan bangku Misaki kosong dan menanggap dia masih hidup. Bahkan mereka sering mengajak ‘Misaki’ berbincang. Guru dan kepala sekolah juga mendukung dengan memberinya kursi kosong untuk upacara kelulusan. Ketika para murid kelas 3-3 melakukan sesi pemotretan untuk foto kelas, penampakan Misaki muncul di foto itu. Sejak saat itu, kelas 3-3 menjadi kelas yang terkutuk. Setiap bulan pasti ada murid atau guru bahkan keluarga mereka yang meininggal. Konon ada ‘orang mati’ yang menyamar menjadi murid di kelas 3-3 yang tak seornagpun tahu.

Kemudian waktu beralih ke tahun 1998, Koichi Sakakibara pindah dari Tokyo karena sang ayah bekerja ke India. Ia menjadi murid pindahan di Kelas 3-3. Ia heran dengan tingkah aneh teman-temannya. Salah satunya Misaki Mei. Gadis dengan mata tertutup sebelah ini tak pernah dipedulikan dan dilihat teman sekelasnya. Hanya Koichi yang menyapanya.

Film live action Another tayang pada 4 Agustus 2012. Diperankan oleh Kento Yamazaki sebagai Koichi Sasakibara dan Ai Hashimoto sebagai Misaki Mei.

2. Hyouka (Yonezawa Honobu)

Novel berikutnya adalah Hyouka karya Yonezawa Honobu. Hyouka merupakan karya pertama dari serial Classic Literature Club yang terbit tahun 2001. Keempat seri lainnya diterbitkan pada 2002 hingga 2010. Di Indonesia sendiri Hyokua dirilis oleh Penerbit Haru. Sama seperti Another, novel ini diadaptasi dalam bentuk manga, anime dan film live action. Film yang dirilis pada November 2017 dibintangi oleh Kento Yamaszaki dan Alice Hirose. Film tersebut diber judul Hyouka: Forbidden Secrets.

Hyouka bercerita tentang seorang siswa SMA bernama Hotaru Oreki yang bergabung ke dalam Club Sastra Klasik berdasarkan rekomendasi kakaknya. Di klub tersebut ia bertemu dengan Eru Chitanda. Mereka menemukan Hyouka Anthalogy yang diterbitkan 33 tahun yang lalu. Mereka berusaha menemukan kebenaran dari Hyouka Anthalogy tersebut.

3. I Want to Eat Your Pancreas (Sumino Yoru)

I Want to Eat Your Pancreas (by http://www.tokopedia.net & http://www.asianwiki.com)

I Want to Eat Your Pancreas memiliki judul asli Kimi no Suizo wo Tabetai. Novel karya Sumino Yoru pertama kali diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Haru pada Maret 2017. Sedangkan di Jepang novel ini diserialisasikan dalam bentuk web novel oleh Shousetsuka ni Naro pada 2014 dan diterbitkan dalam bentuk buku oleh Futabasha setahun kemudian. Adaptasi manga-nya dipegang oleh Izumi Kirihara. Selain itu I want to Eat Your Pancreas juga diadaptasi dalm bentuk anime dan film live action. Film ini dibintangi oleh artis papan atas seperti Shun Oguri, Keiko Kitagawa, Yusuke Kamiji, Dori Sakurada, Takumi Kitamura dan Minami Hamabe.

Yang unik dari novel ini adalah peneran utama prianta tidak disebutkan namanya. Namun, dengan kata ganti orang “aku”. “Aku” adalah seornag siswa SMA biasa. Tanpa sengaja “aku” menenukan buku harian teman sekelasnya Sakura Yamauchi. Di buku harian itu “aku” mengetahui bahwa Sakura memiliki penyakit pankreas. “Aku” berusaha menghabiskan waktu yang menyenagkan bersama Sakura. Sayangnya, Sakura meninggal. Dua belas tahun kemudian, “aku” menjadi guru disekolah tempat ia belajar dulu. Ketika berbincang dengan murid-muridnya “aku” kembali teringat hari-harinya bersama Sakura.

4. Girls in the Dark (Akiyoshi Rikako)

Girls in the Dark adalah buku pertama Akiyoshi Rikako yang diangkat menjadi film live action. Film yang rilis tahun 2017 itu dibintangi oleh Fumika Shimzu, Marie Iitoyo, Yuna Taira, Yudai Chiba, Nana Seino, Tina Tamashiro dan Riria Kojima. Marie Iitoyo berperan sebagai Itsumi Shiraishi, seorang siswi di SMA khusus wanita Seibo Maria. Diceritakan Itsumi yang merupakan ketua klub sasta yang cantik dan pandai sehingga membuat iri semua murid. Ia juga putri dari penyumbang dana terbesar di sekolahnya. Tak heran Istumi sangat dikagumi. Namun suatu hari, ia ditemukan meninggal karena terjatuh dari atap gedung sekolahnya. Mayatnya menggenggam setangkai bunga lili. Sebuah rumor menyebar. Menurut rumor tersebut salah seorang anggota klub sastralah yang membunuh Itsumi. Salah seorang anggotanya sekaligus teman dekat Itsumi, Sayuri mengadakan pertemuan klub secara reguler. Kegiatannya adalah membacakan cerita oleh masing-masing anggota secara bergiliran. Tema pertemuan mereka berjudul “Kematian Itsumi Shiraishi”.

Novel yang memiliki judul asli Ankoku Joshi ini dipublikasikan pertama kali secara bulanan oleh majalan Shosetsu Suiri pada Desember 2012 hingga Maret 2013. Di Indonesia, Girls in the Dark diterbitkan oleh Penerbit Haeu tahun 2014 dan sudah dicetak ulang lebih dari sembilan kali.

5. Absolute Justice (Akiyoshi Rikako)

Novel karya Akiyoshi Rikako yang satu ini juga diterbitkan oleh Penerbit Haru tahun 2018. Dengan memiliki bulrb sangat singkat berbunyi “seharusnya monster itu sudah mati” membuat pembaca penasaran dengan cerita dari Absolute Justice. Sesuai dengan burlb-nya, novel ini berpusat pada seorang wanita berusia 33 tahun bernama Noriko Takanori. Sejak masih SMA, Noriko memiliki jiwa keadilan yang tinggi, ia menjalani hidupnya sesuai dengan aturan. Tak hanya itu, ia tak segan-segan memeberi peringatan kepada teman bahkan guru yang menurutnya salah. Tak peduli itu sahabatnya sendiri atau bukan. Kelakuan Noriko yang di luar batas itu sangat membuat teman-teman dekatnya jengkel. Setelah lulus dari SMA, Noriko beserta keempat temannya Yumiko Nishiyama, Riho Williams, Kazuki Imamura, dan Reika Ishimori bertemu kembali. Mereka memutuskan untuk mengadakan pertemuan di sebuah restoran paska reuni. Ternyata setelah terpisah sekian lama sikap Noriko sama sekali tidak berubah. Karena keempatnya sangat membenci Noriko, maka mereka memutuskan untuk membunuhnya. Enam bulan berselang, sebuah surat dikirimkan kepada Riho, Yumiko, Kazuki, Dan Reika. Yang mengejutkan pengirimnya adalah Noriko. Padahal keemptanya sudah memastikan bahwa Noriko sudah tidak bernapas pada saat terbunuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s