7 Masakan Jepang Berbahan Dasar Nasi Yang Cocok Dijadikan Menu Buka Puasa

7 Masakan Jepang Berbahan Dasar Nasi Yang Cocok Dijadikan Menu Buka Puasa

Masakan Jepang (by https://media.istockphoto.com/)

Karena bulan Ramadhan itu istimewa, biasanya orang-orang memasak sesuatu yang spesial untuk menu buka puasa. Bahkan tak hanya makanan utamanya, tapi juga makanan dan minuman pendamping yang jarang dimasak ketika hari-hari biasa. Berbagai resep masakan dari majalah atau internet dicoba. Buat kalian yang masih mencari inspirasi bisa mencoba masakan dari luar negeri. Masakan Jepang juga bisa dijadikan menu buka puasa juga lho!

Karena puasa sehari penuh maka kita perlu makanan yang mengandung karbohidrat, supaya kebutuhan energi kita terpenuhi. Salah satu sumber karbohidrat sekaligus makanan pokok kita adalah nasi. Apalagi orang Indonesia kan katanya belum makan kalau belum pakai nasi. Gak kenyang. Maka dari itu, aku sudah memilih 7 masakan Jepang yang berbahan dasar nasi. Ini dia~

1. Sushi

Siapa yang tidak mengenal sushi? Ya, makanan Jepang yang sangat populer ini bisa dijadikan menu berbuka. Sushi yang berbahan dasar nasi lumayan bisa membuat perut kenyang. Biasanya nasi yang dipakai untuk sushi berasa masam karena dicampur dengan cuka, gula dan garam. Nasi yang sudah dibumbui kemudian diberi neta atau lauk seperti ikan laut, daging dan sayuran. Sushi sendiri terbagi menjadi dua yaitu Nigirizushi yang neta-nya ditaruh langsung di atas nasi dan Makizushi atau sushi gulung.

2. Onigiri

Onigiri (by internationaltraveller.com)

Onigiri tak kalah populernya dengan Sushi. Makanan yang bisa disebut juga nasi kepal ini di Jepang biasanya banyak digunakan untuk bekal makan siang. Bentuknya beragam ada segitiga, bulat, seperti karung beras bahkan bisa dijadikan karakter lucu. Cara makan onigiri tidak pakai sumpit melainkan langsung dengan tangan.

Beras yang dipakai untuk membuat onigiri harus berkadar kanji tinggi contohnya beras Jepang. Nasi dari beras ini mudah melekat sehingga mudah dibentuk. Isian yang paling umum adalah umeboshi atau ikan salmon panggang yang diletakkan di tengah-tengah nasi. Lalu setelah terbentuk biasanya diberi potongan rumput laut.

3. Omurice

Menu buka puasa berikutnya adalah omurice. Omurice berasal dari dua kata “omelete” dan “rice”. Sesuai namanya, omirice ini berupa nasi yang diselimuti dengan telur goreng omelete dan diberi topping saus tomat. Isi dari nasi bisa bervariasi seperti daging ayam,

udang, cumi-cumi, jamur, dan bawang bombay. Variasi dari omurice antara lain Omukare yaitu omurice dengan kuah kare dan omusoba yaitu yakisoba yang dibungkus oleh telur goreng omelete.

4. Chahan

Chahan adalah nasi goreng khas Jepang. Seperti jika kita memasak nasi goreng biasa cuma berbeda bahan tambahannya. Orang Jepang biasanya menggunakan sayuran, bawang merah, bawang putih, jamur shiitake, tahu, ikan laut, telur dadar, daging ayam ataupun sapi. Sedangkan untuk bumbunya kecap, saus tiram, minyak wijen, merica, garam, katsuboshi, produk tuna kering.

5. Nasi Kare

Nasi Kare juga merupakan masakan populer di Jepang. Bahan dasar sayurannya adalah bawang bombay, wortel, dan kentang yang dimasak menjadi kuah kental. Saus kari yang berupa saus kental ini dibuat dengan cara mencampur bubuk kari, tepung terigu, dan minyak serta ruks sebagai bahan pengental. Untuk pelengkap nasi kare juga biasanya diberi lauk daging dengan tepung, fukujinzuke, daun bawang dan acar jahe.

6. Donburi

Donburi (by https://eatbook.sg/)

Makanan Jepang yang berupa nasi putih yang diberi lauk di atasnya dan diletakkan di dalam mangkuk besar disebut Donburi. Lauk Donburi bisa berupa ikan, daging dan sayur-sayuran berkuah. Kuah yang digunakan tergantung dengan lauknya. Biasanya dashi yang dicampur kecap asin dan mirin.

Donburi dibagi menjadi beberapa jenis di antaranya Unadon (berisi belut unagi yang dioles saus manis-asin), Oyakodon (berisi daging ayam, jamur shiitake dan bawang bombay), Fukagawadon (nasi putihnya disiram lauk berupa daging kerang dan daun bawang), Gyudon (berisi irisan tipis daging sapi, bawang bombay yang dimasak seperti semur), Katsudon (berisi tonkatsu yang disiram saus kental), Tendon (lauk beberapa jenis tempura seperti udang, terong, labu parang, dan nori yang disiram dengan kuah kental), Karedon (lauknya berupa kari ala Jepang), Chuukadon (berisi lauk capcay daging dan sayuran), Tekkadon (berisi ikan tongkol mentah dan nori) dan Mabodon (nasi putih disiram masakan tahu dan daging)

7. Ochazuke

Terakhir, ada Ochazuke atau Chazuke. Masakan Jepang yang mungkin sedikit asing tapi tak ada salahnya untuk dicoba. Ochazuke ini sedikit unik, bisa dilihat dari namanya masakan ini mengandung teh hijau. Ochazuke berupa nasi dengan lauk kemudian dituangkan teh hijau dan dashi atau air panas. Lauk yang dipakai biasanya umeboshi, tsukemono, shiozake, nori, tsukudani, shiokara, wasabi dan tarako.

Itulah tadi 7 masakam Jepang berbahan dasar nasi yang bisa dijadikan menu buka puasa. Selamat mencoba!

6 thoughts on “7 Masakan Jepang Berbahan Dasar Nasi Yang Cocok Dijadikan Menu Buka Puasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s